Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . JEPARA - Ratusan warga di Dukuh Pailus, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara diduga terkena malaria. Hal itu terjadi dalam rentang waktu Desember 2011 hingga Januari 2012. Awal mula ada warga yang sakit malaria di RT 8 RW 3. Kemudian menyebar ke RT 7 RW 3 selanjutnya melebar di Dukuh Pailus. Kepala Desa Karanggondang Markadi mengemukakan, ada sekitar 150 warga yang sakit. Keluarga yang awalnya sakit adalah Kasri di RT 8 RW 3. ''Di rumah itu satu keluarga terdiri atas empat orang menderita sakit. Setelah itu merembet hingga satu dukuh. Petugas dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas sudah mengecek,'' ungkapnya. Markadi menuturkan, sakit yang diderita warganya adalah malaria dan sudah diperiksa di Puskemas Mlonggo. Dia juga menyebutkan, sudah ada beberapa warganya yang terpaksa menginap di Puskesmas. ''Sudah ada juga bantuan obat dari DKK. Tapi, yang harus dip...
Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . GARENG ................. anak Gandarwa (sebangsa jin) yang diambil anak angkat pertama oleh Semar. Nama lain gareng adalah : Pancalpamor ( artinya menolak godaan duniawi ) Pegatwaja ( artinya gigi sebagai perlambang bahwa Gareng tidak suka makan makanan yang enak-enak yang memboroskan dan mengundang penyakit. Nala Gareng (artinya hati yang kering, kering dari kemakmuran, sehingga ia senantiasa berbuat baik). Gareng adalah punakawan kedua setelah Semar. ciri fisik Gareng : Mata juling................ artinya tidak mau melihat hal-hal yang mengundang kejahatan/ tidak baik. Tangan ceko (melengkung) ................... artinya tidak mau mengambil/ merampas hak orang lain. Sikil gejik (seperti pincang) ................... artinya selalu penuh kewaspadaan dalam segala perilaku. Gareng senang bercanda, setia kepada tuannya, dan gemar menolong. Dalam pengembaraannya pernah menjadi raja bernama Pr...
Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . KH. Abdullah Gymnastiar Sahabat-sahabat, Ternyata dalam kajian tentang Rasulullah, ada saat yang kurang kita bahas. Kebanyakan kita bahas adalah mulai dari umur 17 tahun sampai 20 tahun. Kita tahu mengenai beliau ketika umur 25 tahun tetapi dengan imej yang negatif, yaitu seorang pemuda menikahi janda kaya raya. Padahal kalau dilihat dari maharnya mencapai 20 ekor unta muda yang jika dihargai sekarang kurang lebih setengah milyar rupiah, Bayangkan saja. Hal lainnya yang amat jarang kita bahas adalah bagaimana Muhammad menjadi professional. Umat Islam sekarang menjadi babak belur, karena kita tidak mengerti bagaimana menjadi professional. Mengurus masjid kecil, wc bahkan sandal saja repot sekali. Hal yang perlu kita kembangkan adalah jiwa entrepreneur. Rasulullah sebagai bukti bahwa dengan memiliki jiwa entrepreneur maka orang akan mampu mengendalikan apa saja. Contohnya di Singapur...
Komentar
Posting Komentar